12 Oleh-Oleh Khas Wonosobo: Mengungkap Keistimewaan Kuliner yang Menggoda

Ada banyak sekali pilihan oleh-oleh khas Wonosobo yang bisa kamu beli. Jadi jika kamu mengunjungi Wonosobo yang indah tentunya semakin sempurna bila membawa pulang buah tangan untuk keluarga.

Beberapa diantaranya merupakan olahan hasil bumi langsung dari kota dengan julukan “Mini New Zealand” ini.

Keindahan alam dan kekayaan alam Wonosobo memang memberikan beragam hasil bumi yang lezat dan unik, cocok untuk dijadikan oleh-oleh bagi yang ingin membawa sedikit potongan pesona Wonosobo pulang bersama mereka.

Salah satu oleh-oleh khas yang patut kamu pertimbangkan adalah buah-buahan segar yang tumbuh subur di lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Jeruk manis dan segar, apel dengan rasa yang renyah, serta stroberi merah menggoda adalah beberapa contoh buah-buahan yang sangat populer di daerah ini.

Dengan kualitas yang unggul dan rasa yang autentik, buah-buahan ini merupakan pilihan yang tepat untuk dinikmati sendiri atau dibagikan kepada keluarga dan teman sebagai oleh-oleh istimewa.

Daftar Oleh-oleh Khas Wonosobo yang Populer

Berikut adalah 12 rekomendasi oleh-oleh khas Wonosobo yang telah kami rangkum dan wajib kamu beli saat berada di sana:

1. Buah Terong Belanda

Oleh-Oleh Khas Wonosobo Buah Terong Belanda

Terong Belanda, buah yang memiliki bentuk unik menyerupai telur, tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Malang, tetapi juga berasal dari daerah subur Dieng Wonosobo. Selain keunikan bentuknya, buah terong ini juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Salah satu manfaat kesehatan dari Terong Belanda adalah kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C ini berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh dan membantu mengatasi berbagai penyakit, termasuk sariawan.

Selain itu, buah ini juga mengandung provitamin A, yang baik untuk kesehatan mata. Terong Belanda bisa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai produk, seperti sirup atau makanan lainnya.

Jika kamu ingin membawa oleh-oleh khas Wonosobo, sirup Terong Belanda sangat direkomendasikan.

Kamu bisa mendapatkan buah ini di berbagai pusat oleh-oleh atau toko buah di Wonosobo, terutama di kawasan Dieng.

Harganya bervariasi, berkisar antara Rp17.000,00 hingga Rp50.000,00 tergantung pada kemasannya.

Review sebelumnya –> Sinsu Edupark tempat wisata bersama keluarga.

2. Cenil

Oleh-Oleh Khas Wonosobo Cenil

Cenil, jajanan pasar manis yang lezat, telah mengambil hati banyak orang sebagai oleh-oleh khas yang sempurna.

Dibuat dari campuran tepung tapioka, kelapa, dan gula merah cair, cenil memiliki daya tarik dengan rasa manis yang memikat dan tekstur kenyal yang menggoda. Dengan beragam warna mencolok, cenil memiliki ciri khas tak terlupakan di dunia jajanan pasar.

Di kota Wonosobo, cenil merupakan camilan yang sering dinikmati bersama berbagai jajanan pasar lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa cenil memiliki masa simpan terbatas, yakni hanya 2 – 3 hari jika disimpan di lemari pendingin. Oleh karena itu, nikmatilah cenil sesegera mungkin agar kesegaran rasanya tetap terjaga.

Meskipun sulit ditemukan di sekitar tempat wisata Wonosobo seperti dulu, jangan biarkan hal ini menghalangi kamu untuk menikmati cita rasa lezat cenil.

Harganya tetap terjangkau, hanya sekitar Rp5.000,00 per bungkus. Jadi, bila kamu berkesempatan, jangan lewatkan untuk mencicipi jajanan pasar manis yang istimewa ini dan bawalah pulang sebagai oleh-oleh yang menggembirakan.

3. Buah Carica

Buah Carica
Buah Carica (sumber: Pinterest: Carica dieng)

Buah carica merupakan simbol khas yang tak terlupakan dari kota Wonosobo, terutama karena hanya dapat tumbuh subur di Dataran Tinggi Dieng. Meskipun berbentuk mirip pepaya, ukuran buah ini lebih kecil dan memiliki rasa manis yang menggoda.

Penduduk Dieng telah lama mengolah buah carica menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu favorit di kalangan pelancong adalah olahan manis yang dihasilkan dari buah ini.

Tidak hanya itu, jus carica juga menarik perhatian dengan kelezatannya yang bisa bersaing dengan jus belimbing, oleh-oleh ikonik dari Depok.

Jika kamu mencari alternatif yang unik, tak ada yang lebih baik daripada mencicipi dodol carica. Dengan cita rasa yang manis, lezat, dan daya tahan yang luar biasa, dodol carica cocok sebagai oleh-oleh khas daerah ini.

Seluruh variasi olahan buah carica ini tersedia di sejumlah pusat oleh-oleh di Wonosobo. Harganya bervariasi, tergantung pada ukuran dan jenis olahan, mulai dari Rp2.000,00 hingga puluhan ribu.

4. Kue Pepe

Kue Pepe

Lapis sagu atau kue pepe adalah salah satu makanan khas yang sangat terkenal di Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia, termasuk Wonosobo.

Perbedaan utama antara kue pepe dari Jakarta dan lapis sagu dari Wonosobo terletak pada bahan dan variasi warna yang digunakan.

Di Wonosobo, bahan lapis sagu lebih sederhana daripada kue pepe Jakarta. Namun, yang membuatnya menarik adalah variasi warna yang lebih beragam, seperti hijau, merah, putih, cokelat, dan lainnya.

Kue ini memiliki rasa manis legit yang sangat lezat dan cocok di lidah. Setiap lapisannya memberikan sensasi tersendiri yang membuatnya sangat berkesan. Kamu dapat menemukan kue tradisional ini di sejumlah pasar tradisional atau pedagang kue.

Harganya pun terjangkau, dengan satu bungkus lapis sagu biasanya dibanderol mulai dari Rp1.500,00 saja. Jika kamu ingin merasakan kelezatan tradisi kuliner Wonosobo, jangan ragu untuk mencicipi lapis sagu yang lezat ini.

5. Geblek

Oleh-Oleh Khas Wonosobo Geblek
Geblek (sumber: Google: Wikipedia)

Geblek, sebuah camilan tradisional yang kerap diidentikan dengan makanan khas Jogja, sebenarnya juga memiliki akar yang merentang hingga daerah Kulon Progo. Namun, jangan salah, geblek juga memiliki jejak di Wonosobo dan Purworejo.

Di tengah khas Jogja yang mendominasi citra geblek, Wonosobo hadir dengan ciri khasnya sendiri.

Keunikan ini terletak pada penggunaan potongan daun kucai dalam sajian geblek. Sehingga, selain kelezatan adonan geblek yang menggoda lidah, aroma khas daun kucai juga turut menyatu dalam tiap gigitan.

Tata cara penyajiannya tak jauh berbeda. Geblek, mirip dengan cireng, dihidangkan dengan dicelupkan dalam bumbu kacang yang menggoda selera dan sedikit pedas.

Kelembutan teksturnya dan cita rasa gurihnya berpadu sempurna dalam mulut, terutama saat dinikmati bersama saus kacang yang menyertainya.

Bagi penikmatnya, geblek paling pas dinikmati dalam keadaan hangat. Oleh karena itu, bagi kamu yang berencana membawa pulang kelezatan ini, tersedia pilihan kemasan beku yang dijual di Wonosobo.

Mendapatkan geblek tak sulit karena sudah tersedia di berbagai pusat perbelanjaan. Dengan hanya uang Rp25.000,00, kamu sudah dapat membawa pulang satu bungkus besar geblek beku lengkap dengan kuahnya.

Kunjungi juga -> Bukit Cinta Wonosobo

6. Sagon

Sagon

Kue tradisional bernama “rangin” telah lama menjadi daya tarik kuliner di Wonosobo. Meskipun mirip dalam bahan dan pembuatan dengan sagon dari Bekasi, kue ini memiliki ciri khasnya sendiri.

Bentuknya yang lebih besar, bulat, dan berwarna putih mencolok. Pembuatan kue rangin melibatkan proses memanggang dengan arang, memberikan bekas terbakar yang unik pada bagian atas dan bawahnya.

Kekhasan rasanya berasal dari perpaduan gurihnya parutan kelapa dan manisnya gula. Sajian ini sangat cocok dinikmati saat bersantai.

Beberapa penggemar kue ini bahkan menambahkan siraman gula merah cair untuk sentuhan manis yang lebih intens.

Jika kamu berkesempatan mengunjungi Kawah Sikidang di Wonosobo, jangan lewatkan kesempatan untuk menemukan beragam penjual kue rangin ini.

Harganya variatif, berkisar antara Rp2.000,00 hingga Rp5.000,00, tergantung pada ukuran kue yang dipilih.

7. Purwaceng

Oleh-Oleh Khas Wonosobo Purwaceng
Purwaceng (sumber: Google: Halodoc)

Tanaman purwaceng yang subur di Wonosobo memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama untuk meningkatkan vitalitas pria.

Kualitas uniknya membuatnya diminati oleh wisatawan yang mencari solusi alami untuk kesejahteraan.

Biasanya diolah menjadi bubuk atau dicampur dalam teh dan kopi, daun purwaceng memberikan tambahan energi, meredakan pegal, dan sensasi hangat pada tubuh.

Alternatifnya adalah wedang uwuh, minuman khas Jogja. Rempah-rempahnya bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Purwaceng tidak pahit seperti jamu. Campuran teh dan kopi menciptakan minuman yang memuaskan untuk santai.

Produk purwaceng kemasan praktis tersedia di pusat perbelanjaan di Wonosobo. Harganya mulai Rp20.000,00 dengan beberapa sachet.

8. Tempe Kemul

Oleh-Oleh Khas Wonosobo Tempe Kemul
Tempe Kemul (sumber: Pinterest: arenatani x berecipe)

Tempe Kemul, camilan berbahan utama tempe yang terkenal di Wonosobo, telah meraih tempat istimewa di hati masyarakat.

Dikenal juga sebagai ‘Petos’, camilan ini memiliki lapisan tipis seperti selimut yang menghiasi tempe, memberikan sensasi gurih dan renyah yang tiada tanding.

Dibuat dengan teknik mirip tempe mendoan, Tempe Kemul memiliki sentuhan khas yang membedakannya.

Keunikan utama camilan ini terletak pada tambahan kucai dalam adonan tepungnya, menghadirkan aroma dan cita rasa yang memukau.

Rasanya yang tak kalah dengan Tempe Sagu, oleh-oleh terkenal dari Cirebon, membuat Tempe Kemul menjadi pilihan favorit.

Terlebih lagi, camilan ini bisa dinikmati dalam berbagai situasi, bahkan dalam cuaca dingin sekalipun.

Kamu tak perlu susah mencari Tempe Kemul, karena tersedia di pusat-pusat oleh-oleh khas Wonosobo, restoran, dan rumah makan.

Harganya bervariasi, mulai dari Rp1.000,00 hingga puluhan ribu rupiah, tergantung pada kemasan dan tempat pembelian. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kelezatan khas Wonosobo yang menggoda ini.

9. Keripik Jamur

Keripik Jamur

Kamu pencinta camilan unik? Jangan lewatkan peluang merasakan keistimewaan keripik jamur dari Wonosobo yang tak tertandingi.

Dibandingkan keripik jamur biasa, Wonosobo menghadirkan beragam pilihan jamur untuk menciptakan cita rasa yang luar biasa.

Ada jamur kancing, jamur kuping, dan jenis jamur istimewa lainnya, masing-masing dengan karakter rasa unik.

Tidak hanya kelezatan, keripik ini juga menawarkan tekstur renyah yang memukau dan rasa yang menggugah selera, membuat kamu ketagihan setiap kali menggigitnya.

Ingin oleh-oleh khas Wonosobo yang terjangkau? Jangan khawatir! Keripik jamur ini tersedia di toko oleh-oleh khas Wonosobo dengan harga mulai dari Rp10.000,00 hingga Rp50.000,00, tergantung pada jenis jamur dan kemasan yang kamu pilih.

10. Dendeng Gepuk

Dendeng Gepuk

Dendeng gepuk Wonosobo telah memikat para pecinta kuliner dengan rasa gurih yang istimewa. Berbeda dari makanan khas Padang, dendeng gepuk ini menjadi favorit di Wonosobo dan menjadi oleh-oleh yang dicari banyak wisatawan.

Dibuat dengan sentuhan khas, dendeng gepuk ini memiliki cita rasa gurih yang unik berkat taburan kelapa sangrai yang menghadirkan aroma istimewa.

Kelembutan dagingnya yang pipih tercipta melalui proses gepuk, menghasilkan tekstur yang lembut dan enak di lidah.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi dendeng gepuk khas Wonosobo saat kamu berkunjung.

Tersedia di restoran dan pusat cinderamata, harganya bervariasi mulai dari Rp14.000,00 hingga Rp95.000,00 tergantung mereknya.

11. Opak Singkong

Opak Singkong
Opak Singkong (sumber: Pinterest: Rizky Fajarian Keneddy)

Ingin Menikmati Camilan Gurih? Cobalah Opak Singkong Khas Wonosobo! Opak singkong adalah camilan yang tak boleh dilewatkan bagi pecinta gurih.

Dengan cara pembuatan yang simpel namun menghasilkan cita rasa gurih yang menggoda, opak singkong ini patut dicoba.

Kamu bisa mendapatkan opak singkong mentah untuk kemudian digoreng di rumah. Nikmatilah kelezatan opak ini saat masih hangat.

Tersedia dalam kemasan plastik berukuran 150 gram dengan beragam pilihan rasa yang menarik. Harganya terjangkau, mulai dari Rp15.000,00, namun bisa bervariasi tergantung pada pilihan rasa yang kamu pilih.

12. Mie Ongklok Instan

Mie Ongklok Instan
Mie Ongklok Instan (sumber: Pinterest: Mie Ongklok Instant Mas Desta)

Makanan khas Wonosobo yang tak lekang oleh waktu adalah mie ongklok. Kini, kamu dapat membawa pulang kenikmatan ini sebagai oleh-oleh karena telah hadir mie ongklok instan yang siap dinikmati.

Mie instan ini tidak hanya menghadirkan rasa autentik hidangan asli, tetapi juga memberikan kemudahan dalam penyajiannya.

Cukup rebus mie dengan air panas dan campurkan bumbu yang telah disediakan, maka hidangan lezat siap disantap. Kamu juga dapat menambahkan keripik tempe kemul sebagai pendamping yang sempurna.

Namun, untuk mendapatkan mie instan ala Wonosobo ini, kamu perlu mengunjungi pusat oleh-oleh khas Wonosobo yang terkemuka.

Meskipun harganya sedikit lebih tinggi daripada mie instan biasa, berkisar antara Rp8.500 hingga Rp15.000,00 per kemasan, rasa autentik dan pengalaman oleh-oleh yang unik membuatnya sangat layak untuk dicoba.

Selain mie ongklok instan, Wonosobo juga menyajikan beragam pilihan oleh-oleh lainnya. Jika kamu berkunjung ke sana, pastikan untuk menjelajahi semua opsi oleh-oleh dan kenang-kenangan lain yang dapat kamu bawa pulang sebagai bukti perjalanan tak terlupakan di kota ini.